Sabtu, 21 Mei 2011

Windows XP

ilmukomputer-anton.blogspot.com, Windows XP adalah jajaran sistem operasi berbasis grafis yang dibuat oleh Microsoft untuk digunakan pada komputer pribadi, yang mencakup komputer rumah dan desktop bisnis, laptop, dan pusat media (Media Center). Nama "XP" adalah kependekan dari "Experience". Windows XP merupakan penerus Windows 2000 Professional dan Windows Me, dan merupakan versi sistem operasi Windows pertama yang berorientasi konsumen yang dibangun di atas kernel dan arsitektur Windows NT. Windows XP pertama kali dirilis pada 25 Oktober 2001, dan lebih dari 400 juta salinan instalasi digunakan pada Januari 2006, menurut perkiraan seorang analis IDC. Windows XP digantikan oleh Windows Vista, yang dirilis untuk pengguna volume license pada 8 November 2006, dan di seluruh dunia untuk masyarakat umum pada tanggal 30 Januari 2007. Banyak Original Equipment Manufacturer (OEM) dan juga penjual ritel menghentikan produksi perangkat dengan Windows XP pada tanggal 30 Juni 2008. Microsoft sendiri terus menjual Windows XP melalui Custom-built PC (OEM kecil yang menjual komputer rakitan) sampai dengan 31 Januari 2009. Windows XP mungkin akan tetap tersedia bagi para pengguna korporasi dengan volume licensing, sebagai sarana downgrade untuk komputer-komputer yang belum siap menjalankan sistem operasi baru, Windows Vista Business Edition atau Ultimate Edition atau Windows 7 Professional

Windows XP tersedia dalam berbagai macam edisi. Edisi yang paling umum dari sistem operasi Windows XP adalah Windows XP Home Edition, yang ditargetkan untuk pengguna rumahan, dan juga Windows XP Professional, yang menawarkan fitur-fitur tambahan seperti dukungan untuk domain Windows Server dan dua prosesor fisik, dan ditargetkan di pasar power user, bisnis dan perusahaan klien. Sementara itu, Windows XP Media Center Edition memiliki fitur multimedia tambahan yang menawarkan kemampuan untuk merekam dan menonton acara TV, melihat film DVD, dan mendengarkan musik. Ada lagi Windows XP Tablet PC Edition didesain khusus untuk platform PC Tablet, yakni sebuah komputer pribadi yang menggunakan stylus. Windows XP akhirnya dirilis untuk dua arsitektur tambahan selain tentunya Intel i386, yang disebut dengan Windows XP 64-bit Edition untuk prosesor berarsitektur IA-64 (Itanium) dan Windows XP Professional x64 Edition untuk prosesor berarsitektur x86-64. Ada juga Windows XP Embedded, sebuah versi Windows XP Professional yang dikurangi segala fiturnya di sana sini untuk pasar tertentu, dan Windows XP Starter Edition yang dijual di beberapa negara berkembang. Pada pertengahan 2009, sebuah pabrik pertama mengungkapkan bahwa mereka memiliki sebuah telepon selular berbasis sistem operasi Windows XP.

Versi Windows berbasis arsitektur NT dikenal dengan stabilitas dan efisiensi yang lebih baik ketimbang versi Windows 9x. Windows XP menyajikan antarmuka grafis yang dirancang ulang secara signifikan, hingga perubahan tersebut dipromosikan oleh Microsoft sebagai tampilan yang lebih user-friendly dari versi Windows sebelumnya. Sebuah fasilitas manajemen software baru yang disebut Side-by-Side Assembly diperkenalkan untuk memperbaiki masalah "DLL Hell" yang sering muncul pada Windows 9x. Windows XP juga merupakan versi pertama Windows untuk menggunakan aktivasi produk "Windows Product Activation" untuk memberantas pembajakan peranti lunak, meski hal ini menjadi kontroversi. Windows XP juga telah dikritik oleh beberapa pengguna untuk kelemahan keamanan komputer, integrasi beberapa aplikasi seperti Internet Explorer 6 dan Windows Media Player yang sangat ketat, dan untuk aspek-aspek dari standar antarmuka pengguna. Versi dengan Service Pack 2, Service Pack 3, dan Internet Explorer 8 dialamatkan beberapa kekhawatiran ini.

Selama pengembangan, proyek pengembangan Windows XP ini dikenal dengan nama kode "Whistler", yang diambil dari sebuah daerah di British Columbia, karena banyak karyawan Microsoft sering melakukan ski di Whistler-Blackcomb.

Sampai dengan akhir Agustus 2009, Windows XP adalah versi yang paling banyak digunakan sistem operasi di dunia dengan pangsa pasar 66,2%, setelah memuncak pada 76,1% pada Januari 2007. Menurut sebuah laporan Net Applications, pengsa pasar Windows XP tertinggi mencapai angka 85,3% pada Desember 2006.

Latar Belakang

Windows XP sebelumnya dikenal dengan kode sandi "Whistler", yang mulai dikembangkan oleh para pengembang Microsoft pada pertengahan tahun 2000-an. Bersamaan dengan proyek ini, Microsoft juga tengah menggarap proyek Windows generasi baru penerus Windows Me (Millennium Edition) yang dinamakan dengan kode sandi "Windows Neptune" yang diproyeksikan sebagai "Windows NT versi rumahan".

Setelah Windows ME dianggap kurang sukses menyaingi kesuksesan Windows 98, Microsoft pun akhirnya memutuskan untuk mengawinkan dua buah sistem operasi Windows tersebut (sistem operasi berbasis Windows NT dan sistem operasi berbasis Windows 9x) ke dalam sebuah produk. Itulah yang kita kenal sekarang dengan Windows XP.

Edisi

Windows XP muncul dalam banyak jenis:
• Windows XP Professional
• Windows XP Home Edition
• Windows XP Media Center Edition
• Windows XP Tablet PC Edition
• Windows XP Starter Edition
• Windows XP Professional x64 Edition
• Windows XP Professional 64-Bit Edition for Itanium

Windows XP Professional

Windows XP Professional adalah sistem operasi Windows XP yang dibuat khusus untuk komputer desktop yang terhubung ke dalam sebuah jaringan dengan domain yang dikelola oleh Active Directory milik Windows 2000 Server atau Windows Server 2003. Selain itu, versi ini pun dibilang jauh lebih lengkap fiturnya dari pada Windows XP Home Edition. Ia bisa menjadi sebuah komputer server, meskipun hanya bisa menampung maksimal sepuluh client yang bisa login secara bersamaan.sas

Windows XP Home Edition

Windows XP Home Edition adalah sistem operasi Windows XP yang ditujukan untuk pengguna rumahan. Pada dasarnya, tidak ada perbedaan yang signifikan antara Windows XP Home Edition dengan Windows XP Professional, karena basis pembuatannya yang sama. Perbedaan yang diberlakukan terhadap versi Windows ini adalah dukungan jaringan, di mana Windows XP Home Edition tidak didesain untuk sistem dengan banyak pengguna, seperti halnya Windows XP Professional. Fitur jaringan yang tidak ada pun sangat banyak, diantaranya tidak dapat bergabung dengan sistem domain Active Directory, tidak memiliki sistem berkas terenkripsi, tidak dapat menjadi sebuah server (meski mampu membuat beberapa berkas dan folder yang dikelolanya dapat digunakan oleh beberapa pengguna sekaligus), dan tidak memiliki fitur Internet Connection Sharing (ICS), dan masih banyak yang lainnya.
Windows XP Home Edition ditujukan untuk menggantikan versi Windows sebelumnya, yaitu Windows 98 dan Windows ME, karena kedua versi Windows tersebut tergolong ke dalam kelas Windows untuk pengguna rumahan.

Windows XP Media Center Edition

Windows XP Media Center Edition adalah versi Windows XP yang dibuat khusus untuk perangkat semacam Hi-Fi, dan PC yang diletakkan di ruang duduk. Pada dasarnya, Windows XP Media Center merupakan Windows XP Home Edition yang ditambahi dukungan sebagai perekam video pribadi (Personal Video Recorder).

Windows XP Tablet PC Edition

Windows XP Tablet PC Edition adalah versi Windows XP yang dikhususkan untuk PC yang ultra-portabel, yang dinamakan oleh Microsoft dengan Tablet PC. Bentuknya yang minimalis seperti halnya Asisten Digital Pribadi (Personal Digital Assistant atau PDA), dengan kemampuan setara notebook atau laptop. Windows XP Tablet PC Edition dibangun berbasis Windows XP Professional, yang ditambahi dengan fitur pengenalan tulisan tangan (handwriting recognizition) yang lebih baik dibandingkan dengan Windows XP Professional biasa. Pada umumnya, sebuah Tablet PC dilengkapi dengan layar sentuh.

Windows XP Professional x64 Edition

Windows XP Professional x64 Edition merupakan versi Windows XP yang dikhususkan untuk prosesor dengan arsitektur x86-64. Saat ini, prosesor yang menggunakan arsitektur tersebut terbatas pada prosesor AMD dengan arsitektur AMD64 seperti Athlon 64 dan Opteron. Dari keluarga Intel ada Intel Pentium 4 dengan ekstensi EM64T (Extended Memory 64-bit Technology), dan beberapa seri dari Intel Pentium M dan D, serta beberapa varian dari keluarga Intel Core. Perbedaan dengan Windows XP Professional yang diluncurkan sebelumnya adalah pada dukungannnya terhadap akses memori lebih besar daripada 4 Gigabytes seperti pada Windows XP sebelumnya. Sebenarnya, prosesor 64-bit dari Intel maupun AMD dapat mengakses 16 Eksabyte memori, tetapi Microsoft membatasi kemampuan sistem operasi Windows ini hingga 16 Terabyte saja. Pada dasarnya, sistem operasi ini berbeda dari versi Windows XP yang lainnya, mengingat basis kode yang digunakan adalah Windows Server 2003, Standard Edition for x64, mengingat nomor versi yang digunakannya adalah 5.2.3790.

Windows XP Professional 64-bit Edition for Itanium
Windows XP Professional 64-bit Edition for Itanium merupakan versi yang sangat terbatas sekali dilihat dari segi penjualannya. Akan tetapi, produk ini mendukung teknologi mikroprosesor yang sangat bagus, yaitu IA-64 yang digunakan oleh prosesor Intel Itanium dan Intel Itanium 2. Dukungan yang diberikan oleh Microsoft adalah dukungan terhadap semua fitur dari prosesor Itanium tersebut, akan tetapi karena sedikit sekali aplikasi yang didesain untuk prosesor Itanium, penyebaran produk ini sangat sedikit.
Perbedaan fitur dari Windows XP Professional x64 Edition adalah dukungannya terhadap prosesor Itanium, dengan segala arsitektur bawaannya, seperti EFI (Extensible Firmware Interface), dan GPT (GUID Partition Table). Meskipun prosesor Itanium merupakan prosesor dengan kinerja paling efisien, Itanium tidak dapat menjalankan program yang didesain untuk Windows XP versi 32-bit maupun Windows XP x64 Edition. Ketika menjalankan program yang tidak didesain untuknya, kinerjanya pun sangat rendah.
Aplikasi yang didukung pun sangat sedikit, dan terbatas pada aplikasi yang berguna bagi komputasi tingkat tinggi, seperti aplikasi basis data, dan aplikasi ilmiah. Jika Windows versi x64 dan 32-bit mendukung akselerasi multimedia, Windows ini tidak dibekali dengan fungsi tersebut, karena memang prosesornya tidak dibekali dengan instruksi khusus untuk akselerasi multimedia.

Windows XP Professional 64-bit Edition telah dihentikan proses produksinya setelah Hewlett-Packard (satu-satunya produsen yang menawarkan workstation dengan prosesor Itanium) menghentikan penjualan workstation miliknya. Beberapa kalangan menilai, hal ini disebabkan karena Hewlett-Packard tidak begitu sukses dengan produk ini. Meski telah dihentikan proses produksinya, Microsoft tetap mendukung Windows XP 64-bit Edition ini hingga keseluruhan Windows XP dihentikan dukungannya oleh Microsoft.

Windows XP Starter Edition

Windows XP Starter Edition merupakan versi Windows XP Home Edition yang diterjemahkan ke dalam bahasa lokal masing-masing dengan menggunakan Language Interface Pack (LIP). Bahasa yang digunakannya pun beragam, mulai dari Bahasa Indonesia, Melayu, Thailand, Turki, Rusia, India, Brazil, hingga bahasa Amerika Latin (Argentina, Chili, Meksiko, Ekuador, Uruguay, dan Venezuela). Menurut berbagai sumber, Microsoft membuat Windows XP Starter Edition dengan tujuan untuk memerangi sistem operasi GNU/Linux, karena sistem operasi tersebut populer di negara-negara dunia ketiga tersebut.

Fitur dan Peningkatan

Windows XP diketahui sebagai sebuah sistem operasi yang memiliki kestabilan yang telah ditingkatkan dari pendahulunya, dan juga memiliki efisiensi yang lebih baik daripada Windows 98, Windows ME, dan Windows 2000 Professional. Hal ini dikarenakan Windows XP menerapkan sebuah teknik manajemen software yang dapat menghindari apa yang disebut dengan "neraka DLL" atau "DLL HELL". Selain itu, tampilan Windows XP pun dirombak, hingga menjadi lebih mudah untuk digunakan.

Berikut ini adalah fitur dari Windows XP Professional (karena dianggap paling lengkap)
Dukungan terhadap sistem domain Active Directory
Active Directory adalah sistem domain yang digunakan di dalam Windows Server 2000 dan Windows Server 2003. Dengan menggunakan Active Directory, sistem-sistem Microsoft Windows dapat diatur dari satu tempat saja yaitu dari sistem yang menjalankan Active Directory itu sendiri. Fitur ini sangat berguna jika diaplikasikan dalam perusahaan yang cukup besar, karena akan menyederhanakan semua proses autentikasi.

Peningkatan pengaturan kontrol akses

Sebagai sistem operasi yang ditujukan untuk pengguna korporasi, tentunya Windows XP telah dilengkapi dengan fitur pengaturan kontrol akses. Fitur tersebut digunakan untuk membatasi akses terhadap siapa saja yang tidak memiliki hak akses terhadap sebuah objek tertentu. Meskipun hal ini bukanlah teknologi baru, karena telah diimplementasikan dalam sistem operasi berbasis UNIX, implementasi fitur ini dalam Windows XP telah diterapkan secara lebih canggih dibandingkan dengan UNIX, mengingat sistem operasi UNIX membatasi akses dengan menggunakan atribut file permission. Sistem operasi sebelumnya, seperti Windows 9x, tidak dilengkapi dengan fitur ini, sehingga setiap orang akan memiliki hak untuk mengakses setiap berkas tanpa kesulitan.

Keunggulan Windows XP :

1. Aplikasi yang dijalankan pada system Windows XP dapat dijalankan oleh komputer lain melalui internet.
2. Microsoft Windows XP memiliki stabilitas yang tinggi terhadap sistem yang dimilikinya.
3. Windows XP dapat digunakan untuk berbagai aplikasi secara real time ke seluruh dunia
4. Banyak software yang kompatibel
5. Banyak sotware yang stabil berjalan di operating sistem ini.
6. Tidak akan ada masalah antara software dan hardware.

Kekurangan Windows XP:

1. Harga lisensinya cukup mahal
2. Tidak adanya Java Virtual Machine seperti generasi-geerasi windows sebelumnnya
3. Komunitasnya terlalu sedikit, karena bersifat closed-source
4. Gampang terkena virus
5. Sistem yang kurang stabil(wikipedia.org)

Jaringan Ethernet

ilmukomputer-anton.blogspot.com, Jaringan Ethernet menjadi jaringan LAN standard yang sangat popular saat ini. Dibanding dengan kompetitornya di masa 20 tahun yang lalu yaitu jaringan Token Ring, jaringan Ethernet telah memenangkan pertarungan ini dikarenakan sifat / karakteristic superiornya; kemudahan dan biaya murah tapi handal. Sehingga jaringan Ethernet lebih banyak dipakai pada jaringan local LAN maupun jaringan LAN yang terhubung dan membentuk jaringan WAN. Dari spesifikasi komersil aslinya dengan kemampuan transfer data hanya sampai 10 Mbps, sampai jaringan Ethernet dengan kemampuan 10 Gigabit per-second sekarang ini, jaringan Ethernet telah berevolusi dan menjadi protocol Ethernet paling popular sejauh ini.

Jaringan Ethernet mendefinisikan kedua layer 1 (Physical layer) dan layer2 (Data Link Layer) dari model referensi OSI. Layer Phyisical dan Data link layer bekerja bersama-sama untuk memberikan fungsi pengiriman data melewati berbagai jenis jaringan fisik. Beberapa detail fungsi fisik harus dipenuhi terlebih dahulu sebelum suatu komunikasi terjadi, seperti kabel jaringan, jenis-2 konektor yang dipakai pada ujung-2 kabel, dan begitu juga level voltage dan arus yang dipakai untuk encode binary 0 dan 1.

Data Link layer mendifinisikan protocol-2 atau aturan-2 untuk menentukan kapan suatu komputer boleh menggunakan jaringan fisik saat komputer tidak seharusnya menggunakan jaringan, dan bagaimana untuk mengetahui error yang terjadi selama transmisi data.

Istilah Ethernet merujuk kepada keluarga protocol dan standards yang secara ber-sama-2 mendifinisikan layer physical dan Data link dari jenis LAN yang paling popular. Ada Banyak varian Ethernet yang meliputi:

1. 10 Base-T

2. Fast Ethernet

3. Gigabit Ethernet

Jaringan Ethernet 10Base-T

Jaringan Ethernet 10-baseT mengijinkan kita memakai kabel telpon yang sudah ada, atau kabel yang lebih murah jika dibutuhkan kabel baru. Jaringan Ethernet 10-BaseT menggunakan piranti apa yang disebut HUB. Jaringan fisik Ethernet 10-BaseT menggunakan Ethernet Card atau NIC (Network Interface Card) pada komputer, perkabelan dan sebuah HUB (yang merupakan salah satu piranti jaringan yang paling kuno).

HUB yang dipakai pada jaringan Ethernet 10-BaseT pada dasarnya adalah Repeater multiport. Hal ini berarti bahwa HUB adalah semata-2 piranti penguat sinyal elektrik yang masuk kepada salah satu port dan disebarkan ke seluruh port dari HUB tersebut, sehingga tabrakan (collision) sangat mungkin saja terjadi.

Perkabelan jaringan Ethernet 10Base-T

Jaringan Ethernet 10-BaseT menggunakan kabel UTP Category 5 dengan konektor RJ-45.

* Kabel yang dipakai untuk menghubungkan komputer kepada HUB menggunakan kabel Straight-through
* Kabel yang menghubungkan antar HUB menggunakan kabel cross.

Diagram Cabling - Jaringan Ethernet

Diagram Cabling - Jaringan Ethernet

Pada beberapa jenis HUB atau Switch sekarang ini telah menggunakan Autosensing – yang mengenali jenis kabel anda, jadi tidak harus menggunakan kabel cross – cukup menggunakan kabel straight through untuk semua sambungan.

Collision menjadi masalah kinerja HUB

Jaringan Ethernet 10-Base2; 10Base5; dan 10BaseT tidak akan bisa berjalan tanpa adanya CSMA/CD. Akan tetapi dengan algoritma CSMA/CD, Ethernet menjadi lebih tidak effisien pada beban yang lebih tinggi, Ethernet akan menjadi lambat saat beban jaringan mulai melebihi pemakaian 30%.

Bagaimana CSMA/CD logic membantu menjaga terjadinya collision (tabrakan) begitu juga bagaimana dia bereaksi jika suatu tabrakan terjadi. Layaknya jalan raya dua arah, begitu juga yang terjadi pada jaringan HUB yang rentan terjadi tabrakan. Algoritma CSMA/CD bisa dijelaskan sebagai berikut:

1. Suatu piranti jaringan dengan frame data yang akan dikirim, terlebih dahulu mendengarkan jaringan apakah sedang sepi atau tidak.

2. Jika jaringan Ethernet tidak lagi sibuk, pengirim mulai mengirimkan frame data kepada jaringan.

3. Si pengirim mencermati untuk meyakinkan apakah terjadi tabrakan atau tidak.

4. Segera saat si pengirim mengetahui terjadi suatu tabrakan, mereka masing-2 mengirim sinyal Jamming (sinyal kemacetan jalur) untuk memastikan bahwa semua stasiun mengetahui bahwa telah terjadi tabrakan.

5. Segera setelah sinyal jamming dikirim, setiap pengirim menghitung (timer) secara random dan menunggu selama itu pula sebelum mereka mulai mengirim frame kepada jaringan.

6. Jika timer sudah habis, maka proses dimulai lagi dari awal steppertama, begitu seterusnya sampai berhasil mengirim suatu data frame kepada alamat tertuju.

LAN Swith – mengurangi collisions

Istilah Collision domain mendifinisikan satu set piranti dalam suatu boundary yang memungkinkan data frame terjadi collisions. Semua piranti pada suatu jaringan 10Base2, 10Base5, dan 10Base-T yang menggunkaan HUB beresiko collisions antara frame yang mereka kirimkan, makanya semua piranti jaringan yang ada pada salah jenis jaringan Ethernet ini berada dalam satu collision domain.

Untuk itu muncullah LAN Switch yang bisa mengatasi masalah collisions domain ini dan juga masalah algoritma CSMA/CD dengan jalan menghilangan kemungkinan terjadinya collision. Tidak seperti HUB, Switch tidak menciptakan shared bus, Swicth memperlakukan setiap port sebagai sebuah bus yang terpisah. Switches menggunakan memory buffer untuk memegang data frame yang datang, sehingga jika ada dua piranti yang tergubung pada Switch secara bersamaan mengirimkan data, switch akan mengirim satu frame dan memegang frame kedua kedalam memory buffer, kemudian menunggu untuk mengirim frame kedua sampai frame pertama tadi selesai dikirim sehingga tidak akan pernah terjadi collisions.

Full-Duplex – menghilangkan collisions

Spesifikasi aslinya dari Ethernet adalah menggunakan shared bus, dimana pada saat yang sama hanya ada satu frame saja yang bisa dikirim atau lajim disebut sebagai Half-Duplex. LAN Switch dengan hanya satu piranti untuk setiap port yang terhubung pada switch memungkinkan operasi Full-Duplex. Full-Duplex berarti bahwa Ethernet card dapat mengirim dan menerima frame secara bersamaan.

Kesimpulan Jaringan Ethernet

Protocol-2 physical layer mendifinisikan bagaimana untuk mengirimkan data melewati medium fisik. Protocol-2 data link layer membuat jaringan fisik tersebut berguna dengan cara mendefinisikan bagaimana dan kapan jaringan fisik tersebut digunakan. Jaringan Ethernet mendifinisikan layer pertama dari model OSI berfungsi untuk jaringan Ethernet, termasuk perkabelan, konektor, level voltase, dan batas jarak kabel, dan juga banyak fungsi penting dari layer 2 model OSI.

Perangkat Wireless

ilmukomputer-anton.blogspot.com, Untuk memberikan akses internet secara wireless pada garis besarnya bisa dikatagorikan kedalam 3 kelompok. Pertama akses internet broadband tradisional (Cable atau ADSL) yang bisa di share dengan beberapa komputer di rumah atau di kantoran kecil. Kedua berbagi internet wireless akses jaringan cellular. Dan terakhir akses internet wireless untuk hotsposts. Saya hanya bicara soal standard 802.11 jadi tidak memasukkan WiMax. Masing-masing memerlukan jenis perangkat wireless yang khusus.
Ada banyak jenis peangkat wireless internet yang tersedia di pasaran saat ini yang bisa anda beli untuk bisa membuat suatu jaringan wireless agar bisa berbagi internet secara wireless kepada users. Akan tetapi perangkat wireless yang digunakan tentunya tergantung jenis layanan Internet yang digunakan, apakah broadband DSL/Cable, Jaringan cellular, atau jenis layanan hotspots lainnya.
Layanan Wireless Internet dari DSL / Cable
Perangkat wireless yang digunakan untuk berbagi layanan Internet Cable / ADSL meliputi sebuah modem, firewall / router, dan atau wireless access point. Pada umumnya untuk layanan internet DSL (misal Speedy), fihak operator memberikan modem yang sudah termasuk didalamnya fitur firewall / router dalam satu perangkat dimana sudah dilengkapi fitur penting seperti NAT dan DHCP services.
Terlebih dahulu anda harus memeriksa apakah modem yang ada dirumah / dikantor saat ini sudah mempunyai fitur firewall / router atau tidak. Sebenarnya anda bisa bertanya pada ISP anda jenis modem apa yang mereka berikan kepada anda. Sebenarnya anda bisa memeriksanya sendiri jika anda mengerti secara teknis dari modem anda misal dari buku spesifikasi teknis.
Mengetahui jenis modem yang anda miliki sangat penting untuk bisa menentukan harus membeli apa – wireless router atau wireless access point. Walaupun saat ini sudah banyak dijual dipasaran sebuah wireless access point yang juga mempunyai router juga seperti ASUS RT-N13U Wireless Access Point Router. Jika anda bisa memastikan bahwa modem anda sudah termasuk fitur firewall / router didalamnya (sperti kebanyakan modem Speedy), maka yang anda butuhkan adalah sebuah wireless access point.
Akan tetapi jika modem anda (sebagian layanan Cable Internet) tidak mempunyai fitur firewall / router, maka yang anda butuhkan adalah sebuah wireless router. Apa perbedaan prinsip antara keduanya, lihat artikel wireless access point Vs wireless router.
Sebenarnya banyak sekali jenis modem yang sudah termasuk didalamnya fitur firewall/router dan juga wireless access point. jenis ini sangat praktis karena anda hanya memerlukan satu perangkat wireless tunggal ini saja untuk berbagi internet secara wireless. Misal saja DSL-2640 dari D-Link (untuk DSL) atau SurfBoard SBG900 dari Motorolla (untuk Cable).
Jika wireless router yang anda butuhkan, maka wireless router yang mana yang anda butuhkan? Jika anda ingin membangun jaringan wireless dari awal, maka pertimbangkan wireless router yang mengusung technology wireless –n terbaru sebut saja Linksys E-Series (meliputi E-1000, E-2000, dan E-3000) yang mengusung standard final 802.11n dengan kecepatan sampai 300Mbps. Jika anda nantinya akan menggunakan jaringan anda untuk streaming HD media dan juga gaming, maka pertimbangkan wireless –n yang dual-band dengan fitur Quality of Services (QoS). Lihat juga artikel memilih jaringan wireless terbaik. Bagaimana membangunnya? Lihat artikel membangun jaringan wireless network.

Gambar diatas adalah gambar diagram jaringan wireless dengan perangkat wireless (meliputi modem dan wireless router dan juga wireless network adapter) yang digunakan untuk berbagi layanan internet dari DSL atau Cable secara wireless.
Cellular Networks
Jaringan Cellular 3g / 4g adalah suatu solusi yang sangat praktis untuk layanan internet nirkabel dari jaringan sellular saat anda bepergian atau jika tidak layanan broadband Cable atau DSL di area anda. Berbagi layanan internet secara wireless dari layanan internet sellular ini sangat menguntungkan jika tingkat mobilitas anda sangat tinggi, atau dibutuhkan suatu kolaborasi kerja di area terpencil yang tidak terjangkau layanan kabel telpon akan tetapi masih bisa mengkap layanan internet dari jaringan 3g/sellular. Sebut saja layanan 3, Smart dan sebagainya. Lihat jaringan sellular atau jaringan 3g.
Perangkat wireless yang anda butuhkan (disamping modem sellular anda) adalah wireless router sellular misal DIR-450/451 dari D-Link. Router ini berbeda dengan wireless router pada umumnya yang digunakan pada jaringan Internet broadband tradisional DSL/Cable.
Ada juga satu perangkat router tunggal yang bisa digunakan baik untuk broadband Internet ataupun untuk internet sellular yaitu MEBR3500 Cellular modem router dari Netgear.
Diagram dibawah ini adalah jaringan Internet sellular yang bisa digunakan bersama dengan beberapa komputer (dengan Wi-Fi adapter) atau smartphone anda (yg berfasilitas Wi-Fi) meliputi perangkat Internet modem card, wireless router sellular, dan client komputer (dg adapter wireless).

Hotspots Internet Access
Pada umumnya akses internet hotspots diberikan secara Cuma-Cuma yang biasa di berikan di Café, Airport, Kampus, di hotel dan sebagainya. Perangkat wireless internet yang anda butuhkan untuk mengaksesnya tentunya laptop dengan Wi-Fi enable atau smartphone Wi-Fi anda. Untuk pemberi layanan hotspots mereka biasanya menggunakan layanan broadband internet dengan modem router yang disebar dengan beberapa wireless access point.
Jika notebook anda jadul yang tidak mempunyai perlengkapan Wi-Fi, maka anda bisa membeli USB wireless adapter seperti WUSB600 dari Linksys atau DWA-160 dari D-Link. Disamping USB anda juga bisa menggunakan Cardbus adapter untuk laptop, akan tetapi saya lebih menyarankan wireless USB karena bisa dipakai untuk desktop komputer juga.
Jika anda sudah mempunyai jaringan wireless sementara anda perlu memperluas jaringan nya anda memerlukan wireless range extender, sebut saja DAP-1360 dari D-Link. Jika untuk keperluan outdoor anda perlu memilih wireless access point yang memang khusus untuk outdoor. Sebut saja D-Link DAP-2590.

Wireless Gaming Router


ilmukomputer-anton.blogspot.com, Bagaimana memilih wireless gaming router terbaik untuk jaringan wireless di rumah anda?

Kenapa mesti wireless gaming router? Bermain game dirumah standalone dengan game console dipadu dengan layar LCD HDTV anda memang mengasyikkan. Akan tetapi banyak sekali permainan game yang bisa dimainkan dengan bersamaan atau multiplayer game secara online dengan pemain dari belahan dunia mana saja. Tidak seperti jaman dahulu dimana game dimainkan sendiri-sendiri di rumah, era kini para gamers membentuk komunitas game online.

Sekarang ini anda bisa berlangganan XBOX Live untuk bermain game multiplayer online. Dengan XBOX Live, anda bisa bergabung dengan komunitas online games dengan siapa saja, kapan saja, dan dimana saja dengan berbagai macam permainan game online. Untuk memungkinkan permainan game online dengan komunitas gamers, anda memerlukan suatu system yang handal dan aman – wireless gaming router.

Tidak seperti game multiplayer dalam suatu group dimana anda terhubung secara local dengan sebuah Swicth LAN dengan beberapa teman, online game memerlukan koneksi broadband internet. Dan wireless gaming router adalah perangkat utama yang memungkinkan anda mempunyai suatu environment yang handal dan aman tentunya untuk jaringan internal anda untuk bisa bermain XBOX live baik wired maupun wirelessly. Untuk bisa koneksi wirelessly terhadap XBOX console anda tentunya anda memerlukan XBOX wireless adapter sebagai interface wireless adapter. Nah masalahnya sekarang adalah wireless gaming router yang mana yang terbaik untuk jaringan anda?

Wireless gaming router untuk online XBOX Live tentunya menuntut performa yang bagus dan aman untuk jaringan anda yang meliputi kecepatan tinggi, koneksi yang handal, low noise untuk koneksi wireless dan bila perlu idealnya bebas sinyal attenuasi, dan tentunya aman terhadap jaringan internal anda.

Koneksi Kecepatan Tinggi

Kita tahu bahwa gaming merupakan aplikasi yang memakai bandwidth dengan intensive yang menuntut koneksi wireless kecepatan tinggi baik wired maupun wireless. Umumnya game console dilengkapi dengan sebuah port Ethernet 100Mbps. Untuk koneksi wired terhadap jaringan local anda, koneksi 100Mbps adalah sangat mencukupi dan handal untuk koneksi kecepatan tinggi. Bagaimana jika koneksi anda adalah wireless? Anda memerlukan technology wireless kecepatan tinggi – yaitu standard draft 802.11n.

Wireless gaming router anda haruslah di usung dengan technology wireless –n. wireless –n adalah technology wireless masa depan yang bisa anda cicipin sekarang. Technology wireless –n ini memang masih belum final, akan tetapi hampir semua produsen wireless sudah mengadopsi technology ini pada jajaran produk mereka.

Hampir semua produk wireless –n router juga mengusung technology antenna MIMO. Walaupun banyak produsen tidak secara explicit mencatumkan technology MIMO, akan tetapi MIMO sudah diadopsi kedalam technology mereka dan terpadu dengan technology mereka sendiri seperti RangeMax oleh Netgear dan Xtreme N oleh D-Link. Kombinasi technology Wireless –n dan MIMO akan menaikkan performa system dan jangkauan wireless yang lebih jauh.

Untuk itu, dalam memilih wireless gaming router, anda harus memilih router dengan technology Wireless –n dan MIMO atau teknologi terpadu sejenisnya.

Quality of Services (QoS)

Aplikasi yang memerlukan bandwidth secara intersive menuntut koneksi kualitas layanan yang tinggi atau lazim disebut Quality of Service (QoS). Wireless gaming router anda harus mendukung technology QoS ini. Dengan QoS, system bisa memberikan prioritas aplikasi gaming diatas aplikasi lainnya seperti aktifitas browsing dan download. Tanpa QoS, satu komputer melakukan download lagu-lagu favorit, aplikasi gaming anda akan tersendat-sendat. Banyak wireless router memberikan fitur technology cerdas QoS untuk memberikan prioritas baik sambungan wired maupun wireless traffic internet untuk memungkinkan performa gaming yang sangat handal.

Support DMZ

Mengexpos suatu komputer kedalam internet adalah sangat rentan sekali terhadap segala serangan internet. Online gaming berarti mengexpose jaringan kedalam internet. Untuk itu diperlukan suatu system yang aman untuk melindungi jaringan internal anda terhadap segala macam ancaman internet. Suatu cara yang paling aman untuk melindungi dan memisahkan jaringan internal anda dari exposed host (XBOX anda) adalah dengan cara membuat security boundary. Fitur DMZ dalam router anda bisa digunakan untuk membuat security boundary untuk XBOX atau exposed host. Untuk itulah anda harus memastikan bahwa router anda mempunyai fitur DMZ.

Support Dual-band

Beberapa wireless router mendukung fitur dual-band yang bisa mendukung frequency band 2.4GHz (untuk wireless b/g/n standards) dan 5GHz (untuk wireless –a standards) baik yang selectable maupun yang simultan. Keuntungan dual-band adalah bahwa anda bisa bermain game / video streaming dengan menggunakan frequency 5GHz yang kebal noise dibanding frequency band 2.4 GHz.

Kita tahu banyak sekali sumber sinyal pelemah / interferensi disekitar kita yang menggunakan frequency band 2.4GHz seperti cordless phone, microwave oven, dan banyak lagi yang bisa menyumbang sinyal interferensi. Untuk itulah, wireless gaming router haruslah mendukung dual-band sehingga bisa memakai frequency band 5 GHz yg relative kebal terhadap interferensi.

DGL-4500 D-Link

Salah satu router yang tebaik yang didesign untuk gaming adalah D-Link DGL-4500 Xtreme N GameLounge. DGL-4500 ini memiliki semua yang anda butuhkan untuk permainan game online dengan performa tinggi, kecepatan, dan layanan serta mendukung fasilitas keamanan. Raouter ini diusung dengan technology GameFuel yang memenangkan Award untuk gaming yang lebih halus, dan juga diusung dengan technology dual-band wireless –n. tidak Cuma itu, semua interface port WAN dan 4 port LAN adalah port Ethernet Gigabit untuk keperluan gaming yang lebih cepat.

DGL-4500 juga diusung dengan technology GameFuel Priority yang memungkinkan anda mensetting traffic game untuk mendapatkan prioritas tinggi. DGL-4500 juga dilengkapi dengan aktivitas display agar kita bisa mengetahui apa yang sedang terjadi pada jaringan dan router kita termasuk aktifitas Internet, LAN, WAN, dan berbagai macam setting melalui screen display. Clock nya juga bermanfa’at untuk mengetahui berapa lama anda telah bermain game. Ada juga versi yang wireless –G dual-band yaitu DGL-4300. Lihat juga the best router.

Kesimpulan

Wireless gaming router requirements

Untuk memilih wireless gaming router, anda harus bisa mengidentifikasi router anda melalui spec pabrik yang mendukung wireless –n dual-band technology, QoS prioritas engine, MIMO atau technology terpadu serupa, dan juga fitur DMZ. DGL-4500 GamerLounge mendukung semua keperluan anda terhadap wireless gaming router berperforma tinggi dan aman.

Top 10 Wireless Routers


ilmukomputer-blogspot.com, Sejak di setujuinya standard wireless 802.11N oleh IEEE pada Sep 2009 lalu, hampir semua manufacturer wireless melempar kepasaran produk baru mereka dengan mengusung standard wireless 802.11n versi final ini. Walaupun dari versi Draft nya, tidak banyak perubahan hanya beberapa opsi saja – rasanya kurang afdlol kalau belum merilis produk baru dengan label tanpa Draft 802.11n.

Jika anda ingin membangun jaringan wireless dengan performa tinggi, tentunya dengan koneksi ke Internet, maka anda memerlukan wireless router dengan feature-feature berikut: high-speed (dengan 802.11n standard), Quality of Service dengan prioritas Multimedia, wireless network yang jernih (biasanya untuk gaming dan video streaming memakai frequency 5 GHz), jangkauan yang luas (biasanya memakai technology MIMO), dan tentunya advanced security untuk membantu melindungi jaringan anda dari intruders. Berikut adalah top 10 wireless routers yang banyak diminati dipasaran dan juga produk-produk baru unggulan.

1. WNDR37-AV NETGEAR Wireless Router

WNDR37-AV NETGEAR Wireless Router WNDR37-AV NETGEAR adalah wireless router performa tinggi, produk unggulan baru dari Netgear yang digadangkan mengganti kepopuleran seri pendahulunya Netgear WNDR3700 yang masih mengusung draft 802.11n standard. Fitur utama:

* Mengusung standard wireless 802.11N dengan technology dual-band baik frequency 2.4 GHz atau 5 GHz. Menggandakan bandwidth anda untuk koneksi yang bagus dan rendah interensi
* ReadySHARE™ technology untuk sharing USB drive anda dengan user pada jaringan
* Mendukung Video Quality of Service (QoS) untuk koneksi internet yang reliable dan bebas mbrebet untuk video dan gaming
* Mendukung Microsoft® Windows® 7, Vista®, XP, 2000, Mac® OS, UNIX®, atau Linux
* DLNA Media Server memungkinkan anda streaming video atau music dari USB drive ke media players dan TV DLNA tanpa harus menyalakan computer anda
* Advanced security feature meliputi Guest network access; Live Parental Controls dll.
* Green Teknology, technology ramah lingkungan

Lihat juga seri terbaru dari NEW Netgear WNDR4000 N750 wireless dual-band simultaneous gigabit router.

2. Linksys E-Series E-3000

Linksys E-300Cisco-Linksys E-3000 wireless router didesign khusus untuk media streaming dan gaming lebih halus. Mengusung technology wireless –N dengan dual-band secara simultan untuk performa tinggi wireless entertainment anda. Router ini adalah versi penerus dari WRT610N Linksys.

* 4 Gigabit Ethernet LAN (10/100/1000 Mbps) ports dan satu gigabit WAN port
* USB port untuk centralisasi file sharing dengan built-in UPnP AV media server
* 6 Internal antennas
* Secure Guest Access – untuk akses terpisah dan terbatas buat Tamu anda
* Parental control dan pembatasan akses waktu dan juga website

* Mendukung Windows XP, Vista, Win 7, Mac

Lihat juga seri terbaru dari NEW Netgear Linksys E-4200 Max Speed N750 router.

3. WNDR3400 N600

WNDR3400 N600 dari NetgearWNDR3400 N600 dari Netgear ini adalah wireless router performa tinggi dengan technology dual-band yang bagus buat applikasi yang menuntut bandwidth dan performa bagus seperti gaming dan streaming.

* Mengusung standard wireless 802.11n dengan dual-band (2.4 GHz dan 5 GHz) untuk bandwith tinggi dan rendah interferensi
* Shared storage – ReadySHARE™ untuk sharing USB drive anda dengan user pada jaringan
* Prioritas Video Quality of Service (QoS)
* Free live parental control – menjaga keamanan anda saat online
* Guest security access – akses terpisah dari jaringan private anda untuk Guest
* Green technology – ramah lingkungan

4. TRENDnet TEW-691GR Wireless Gigabit Router

TRENDnet TEW-691GR TRENDnet TEW-691GR diklaim sebagai wireless router tercepat dikelasnya saat ini, dengan kecepatan sampai 450 Mbps (kondisi ideal). Router in ibagus untuk streaming video dan tentunya gaming. Fitur utama:

* Mengusung standard wireless 802.11n dengan technology MIMO untuk jangkauan lebih luas4 Gigabit Ethernet LAN Auto-MDIX ports dan satu gigabit WAN port
* WMM® Quality of Service (QoS) technology untuk prioritas gaming, Internet calls, dan video streaming.
* GREENnet technology – mengurangi konsumsi power dengan on/off switch wireless network
* Advanced security meliputi access control dan wireless security

5. TEW-673GRU 300Mbps Wireless N Gigabit Router

TEW-673GRU Wireless gigabit router with USBTEW-673GRU adalah versi terbaru dari Trendnet dengan technology dual-band dan dua USB port. Fitur utama:

* Technology dual-band secara bersamaan dengan menghasilkan dua jaringan wireless n 300 Mbps secara bersamaan. Frequency 5 GHz untuk streaming dan gaming sementara 2.4 GHz untuk browsing dan email
*
* Advanced QoS meliputi uplink speed control, IP prioritizations, dan Wi-Fi Multimedia (WMM)
* Sampai 14x kecepatan dan 6x jangkauan dibadningkan standard wireless G network
* Semua port adalah gigabit dan termasuk juga 2 port USB.
* Wi-Fi Protected Setup (WPS) untuk memudahkan koneksi client
* 2 port USB bisa digunakan untuk printer USB port satunya, sementara USB lainnya untuk sharing storage. Router lain kebanyakan hanya memasang satu USB port saja itupun kalau ada
* Windows 7/Vista/XP/2000

6. Belkin Max Play

Seri wireless terbaru dari Belkin meliputi Surf, Play, Share, dan Max Play. Belkin Max Play merupakan seri dengan performa tinggi yang bagus untuk streaming dan online gaming serta download file2 besar.

* Wireless 802.11n standards dengan Simultaneous dual-band – dua band bersamaan.
* 3D Dual-plane antennas dan teknology MIMO memberikan jangkauan rumah besar anda secara 3 dimensi
* Fitur Self Healing (penyemuhan diri sendiri) yang secara automatis mendeteksi dan menyelesaikan masalah jaringan dan menjalankan scanning rutin untuk maintainance kesehatan jaringan anda.
* Print Genie App untuk kendali koneksi printer USB anda ke port USB
* Bit Boost: suatu fitur QoS, Torrent Genie untuk memudahkan anda download dari Torent tanpa perlu menghidupkan komputer anda, dan Video MAX HD untuk mengoptimalkan streaming HD video.
* Gigabit Ethernet (4xLAN, 1xWAN), 2x USB 2.0 (Storage atau Printer)

7. Apple Airport Extreme

Apple Airport EXtreme Apple Airport Extreme adalah suatu solusi sempurna untuk jaringan wireless dirumah anda, di sekolahan, dikantoran kecil.

* Wireless 802.11n standards dengan Simultaneous dual-band
* Fitur Airport Disk – memudahkan kendali sharing USB untuk bisa diakses kesemua user pada jaringan
* Dengan USB hub anda bisa membagi USB port agar bisa dipakai secara bersamaan untuk keperluan printer USB dan USB storage
* Tersedia 3 Gigabit port Ethernet LAN (koneksi llangsung ke komputer) dan satu Gigabit WAN port untuk koneksi ke modem Internet anda
* Bisa untuk Mac dan Windows PC

8. DGL-4500 Gamer Lounge

DGL-4500 Gamer Lounge DGL-4500 Gamer Lounge adalah wireless router yang didesig khusus kebutuhan para gamers dengan Xtreme N technology dan game Fuel

* Wireless 802.11n standards dengan Simultaneous dual-band dengan technology Xtreme N Duo, performa CPU tingi, dilengkapi dengan display aktifitas jaringan router anda
* Diusung dengan technology penyandang penghargaan GameFuel Technology untuk memberi prioritas gaming yang halus
* 4 Gigabit Ethernet LAN ports dan satu Gigabit WAN port
* USB port untuk Windows Connect Now (WCN)

9. DIR-655 D-Link Xtreme N™ Gigabit Router

DIR-655 wireless gigabit routerDIR-655 D-Link Xtreme N ini adalah wireless router berperforma tinggi untuk memungkinkan share file, music, video, printer, dan storage jaringan

* Wireless 802.11n standards dengan Simultaneous dual-band dengan Xtreme N™ technology untuk jangkauan super pada rumah anda yang luas atau kantoran
* 4 Gigabit Ethernet ports dan WAN port
* Intelligent QoS technology untuk memberi prioritas baik traffic jaringan kabel maupun wireless untuk gaming dan VoIP call
* Virus/Spyware Protection – dengan mengusung McAfee® dan Advanced Parental Controls
* D-Link menciptakan SharePort™ technology untuk USB printer atau USB storage
* D-Link Green technology untuk ramah lingkungan

10. TL-WR1043ND TP-Link

TL-WR1043ND Ultimate wireless N router TL-WR1043ND Ultimate wireless N router memungkinkan anda menikmati applikasi yang berbandwidth tinggi atau aplikasi yang yang sensitive terhadap gangguan seperti streaming HD video, VoIP, sharing file-2 besar dan online gaming.

* Wireless 802.11n standards technology dengan kecepatan sampai 300Mbps (ideal condision) dan juga mengusung technology MIMO™, SST™ (menaikkan ketangguhan link dan stabilitas link), CCA™ (menaikkan performa wireless sementara secara automatis menghindari konflik channel)
* USB port untuk USB share storage
* 4 Gigabit Ethernet LAN ports dan satu Ethernet WAN port
* Supports QSS (Quick Secure Setup)

Daftar sepuluh besar Top 10 wireless routers diatas didasarkan pada popularitas, best buy, dan produk baru dengan fitur handal dalam hal performa maupun security.

Setup Wireless Router


ilmukomputer-anton.blogspot.com, Alasan kenapa orang-orang membangun jaringan wireless di rumah atau dikantor adalah sifat praktis dan nyaman dipakai. Dengan jaringan wireless dirumah, anda bisa ) phone anda dari area mana saja di rumah tanpa harus menyalakan komputer anda. Anda juga bisa berselancar di dunia maya dengan laptop anda di sisimembuat panggilan telpon international ataupun interlocal dengan Wi-Fi (Skypekolam renang anda atau di gazebo, atau dikamar nomor 214 atau dimana saja (kayak rumah di sinetron) tanpa harus repot menarik kabel jaringan. Kebutuhan akan perangkat wireless dan pengetahuan tentang cara setup wireless router pun menjadi suatu kebutuhan sekarang ini.

Bagaimana anda melakukan setup jaringan wireless di rumah? Alasan umum kenapa anda mempunyai jaringan wireless di rumah adalah untuk berbagi koneksi sambungan broadband Internet dengan beberapa komputer di rumah. Dan perangkat utama yang anda butuhkan adalah modem dan wireless router, sementara wireless clients (Wi-Fi) umumnya sudah terintegrasi dengan laptop anda, dan untuk komputer desktop anda bisa menggunakan adapter wireless USB. Cara melakukan setup wireless router menjadi suatu pekerjaan yang paling kritis dalam membangun jaringan wireless di rumah.

Sebelum melakukan setup wireless router yang merupakan bagian yang paling kritis dalam melakukan setup jaringan wireless, pada prinsipnya setup jaringan wireless adalah melakukan empat langkah pokok yaitu:

1. Memilih perangkat wireless anda
2. Menghubungkan wireless router
3. Konfigurasi wireless router
4. Mengkoneksikan client komputer kedalam jaringan wireless

Keempat langkah inilah yang akan kita lakukan dalam melakukan setup jaringan wireless.

1. Memilih Perangkat Wireless

Langkah pertama dalam melakukan setup jaringan wireless adalah memilih perangkat wireless yang anda perlukan dan yang sesuai dengan kebutuhan anda. Pada umumnya anda memerlukan dua macam perangkat wireless yaitu wireless router dan wireless adapter. Jika anda memakai komputer dengan basis Windows, maka pastikan menggunakan perangkat wireless dengan logo Windows (XP/Vista) compatible. Perhatikan salah satu contoh pada gambar berikut ini.

logo wireless devices

Disebelah kiri adalah logo tanda certifikasi Windows Vista (yang berarti bisa versi sebelumnya – XP; Windows 2000). Yang ditengah adalah tanda Wi-Fi certified – certifikasi dari Wi-Fi Alliance bahwa lulus certifikasi untuk compatibility dengan perangkat wireless a/b/g/n (biasa untuk perangkat wireless dengan fitur dual-band). Sebelah kanan adalah tanda Wi-Fi Protected Setup (WPS) yang merupakan standard kemudahan dalam setup koneksi dengan security standard dalam wireless.

Jika anda membangun jaringan wireless router dari awal, ada baiknya anda memilih standard wireless drat 802.11n yang merupakan jaringan wireless tercepat yang ada dipasaran sekarang ini, walaupun masih belum final. Tentunya memilih perangkat wireless –N dengan label Wi-Fi Certified seperti pada logo diatas. Walaupun masih draft, dengan logo Wi-Fi Cerified dijamin compatibilitasnya dengan wireless sebelumnya yaitu wireless b/g.

Jika dalam aplikasi nantinya anda akan banyak bergerak dalam bidang streaming High Definition Video, atau Gaming maka pilihlah yang versi dual band (bekerja pada frequency baik 2.4 GHz maupun 5 GHz) misal WRT610N Linksys wireless router atau DIR-855 D-Link wireless router. Jika khusus untuk gaming pertimbangkan wireless router DGL-4500 dual-band dari D-Link. Dengan memilih frequency pada 5 GHz band, maka jalur anda adalah jalur dengan frequency bersih dari gangguan interferency 2.4 GHz yang umum dipakai oleh perangkat wireless umumnya seperti cordless phone, microwave oven, wireless security camera, dan lain-lain.

Jika anda menggunakan laptop, maka untuk laptop versi terbaru sudah dilengkapi dengan perangkat Wi-fi baik yang support wireless standard 802.11b/g maupun yang terbaru support wireless draft 802.11n. Jika anda membeli laptop baru, pastikan adanya Wi-Fi yang support Wi-Fi standard draft 802.11n atau Wireless –N. untuk desktop komputer tentunya anda memerlukan perangkat wireless external yang umum adalah dari wireless USB adapter. Anda juga bisa memilih dari adapter wireless jenis PCI jika anda tidak keberatan membuka casing komputer untuk memasang adapter tersebut. Tentunya PCI tidak gampang hilang kalau di kantoran, kalau dirumahan mendingan pakai yang jenis wireless USB lebih praktis dan gampang.

2. Menghubungkan wireless router

Sebelum melakukan setup wireless router dan konfigurasinya, anda perlu menghubungkan wireless router kepada modem, baik Cable modem ataupun DSL modem. Untuk mengetahui apakah modem anda jenis DSL atau Cable, perhatikan kabel yang terhubung di port WAN / Internet pada modem. Jika terhubung ke line Telpon, maka anda berlangganan Internet xDSL (misal Speedy) sementara jika kabel terhubung menggunakan cable coaxial seperti pada Televisi, maka anda berlangganan Cable internet.

diagram wireless router sederhana

Untuk setup wireless router ini koneksi kan port RJ-45 modem dengan label LAN terhubung kepada port RJ-45 dengan label WAN / Internet / WLAN pada sisi belakang wireless router. Gunakan kabel UTP bawaan dari router (yang biasanya jenis cross cable) untuk menghubungkan keduanya.

Kemudian colok ke power wireless router tersebut. setelah satu atau dua menit maka lampu LED Internet, WAN, atau WLAN pada router tersebut akan menyala yang menunjukkan wireless router berhasil terhubung kepada modem anda.

3. Konfigurasi wireless router

Langkah berikutnya dalam setup wireless router dalah konfigurasi router. Jika anda menggunakan komputer yang berbasis Windows ada dua cara dalam melakukan konfigurasi wireless router: menggunakan Windows Connect Now dan Cara manual.

Jika wireless router anda support Windows Connect Now (WCN), maka anda akan beruntung. Banyak perangkat wireless sekarang ini sudah di beri label WCN, yang berarti compatible dengan utilitas yang diberikan oleh Windows – Windows Connect Now (WCN). Dengan adanya WCN ini, anda bisa melakukan setup wireless router dengan cepat dan mudah dengan mengikuti instruksi di article Windows Connect Now (WCN).

Jika wireless router anda tidak support WCN, maka anda harus melakukannya konfigurasi secara manual seperti pada langkah berikut ini:

1. Untuk sementara koneksikan computer anda (dengan menggunakan kabel jaringan UTP bawaan dari wireless router saat anda beli) kepada salah satu port LAN pada router tersebut (port LAN yang bukan di beri label Internet, WAN, atau WLAN).
2. Hidupkan komputer anda dan secara automatis komputer akan terhubung kepada router.
3. Buka browser Internet anda dan ketik address router anda untuk memulai konfigurasi router tersebut seperti yang dijelaskan dalam buku manual router tersebut. pada table berikut ini menunjukkan default IP address dari beberapa jenis wireless router yang terkenal berikut username dan password defaultnya.

Router Address Username Password
3Com http://192.168.1.1 admin Admin
D-Link http://192.168.0.1 admin (kosongkan)
Linksys http://192.168.1.1 admin Admin
Netgear http://192.168.0.1 admin password

1. Ketik user name dan password seperti pada table diatas atau lihat buku manual.

logon windows

1. Wireless router akan menampilkan halaman konfigurasi router anda. Hampir semua default pabrik sudah mencukupi, akan tetapi ada tiga hal yang perlu anda perhatikan yaitu:
1. Seting nama jaringan wireless anda (umumnya disebut SSID) menjadi sesuatu yang unik yang tidak memberikan identitas pribadi anda.
2. Aktifkan encrypsi Wi-Fi Protected Access 2 (WPA2) untuk membantu anda dalam melindungi jaringan dari tamu yang tidak diundang untuk terhubung kepada jaringan wireless. WPA2 hanya ada pada jaringan wireless terkini dari standard draft 802.11n dan wireless –G yang diperkaya fitur WPA2 ini.
3. Set password admin anda dengan password yang sangat kuat, agar tidak ada penyusup yang melakukan konfigurasi wireless router anda.

Langkah tepatnya tentunya tegantung jenis wireless router anda, anda bisa melihat di buku manual bawaan router tersebut. Setelah anda selesai melakukan konfigurasi inkripsi yang dipakai WEP/WPA/WPA2, dan juga nama jaringan SSID dan juga password, jangan lupa untuk meng klik Save Setting, Apply, atau OK untuk menyimpan setiap perubahan yang dibuat.

Nama jaringan Wireless (SSID)

Suatu SSID (service set identifier) mengidentifikasikan jaringan wireless. Sebagai best practicenya anda seharusnya memilih nama yang anda yakini tidak ada yang memakai dengan nama yang sama di sekitar anda, suatu nama sederhana dan bukan nama yang rumit.

Administrative Password

Langkah terakhir dalam setup wireless router anda adalah mengubah password admin wireless router anda. Suatu password yang bagus adalah password yang tidak gampang ditebak dan setidaknya memiliki kombinasi huruf kecil, huruf besar, angka, karacter simbol, dan minimum 8 character.

Untuk lebih jauh masalah keamanan password, klik guideline kemanan password disini.

Sekarang anda sudah selesai melengkapi setup wireless router serta konfigurasinya seperti memberi nama jaringan (SSID), setting encryption, memberi password, maka anda sudah siap dengan tahapan terakhir: meng-koneksikan wireless clients kepada jaringan.

4. Menghubungkan Wireless Clients kepada jaringan

Setelah selesai melakukan setup wireless router dan konfigurasinya, sekarang anda sudah bisa menghubungkan wireless clients kepada jaringan wireless anda. Pada umumnya wireless router mempunyai 4 port RJ-45 LAN Switch yang bisa anda pakai untuk menghubungkan komputer secara kabel dengan menggunakan kabel jaringan – untuk komputer yang tidak mempunyai adapter wireless.

Jika komputer anda tidak mempunyai wireless adapter built-in (biasanya dektop computer tidak dilengkapi wireless adapter), maka anda perlu membeli wireless adapter seperti USB wireless adapter. Wireless USB ini sangat diminati karena sangat praktis dibandingkan dengan wireless PCI untuk desktop karena anda tidak perlu membuka casing komputer untuk instalasinya. Windows XP/Vista akan secara automatis mendeteksi adanya adapter baru dan mungkin saja meminta anda untuk memasukkan CD driver dari adapter tersebut. instruksi dari layar akan membimbing anda dalam menyelesaikan proses konfigurasi.

Walau tidak harus dilengkapi dengan service pack 2 pada Windows XP anda untuk jaringan wireless, akan tetapi dengan adanya SP2 keatas maka setting akan menjadi lebih mudah. Windows XP SP2/SP3 juga membantu anda dalam melindungi virus, worms, dan juga penyusup dari internet. Langkah berikut ini jika anda menggunakan Windows XP SP2/SP3. Windows XP akan menunjukkan diketemukan adanya jaringan wireless.
Penemuan jaringan wireless oleh Windows

Penemuan jaringan wireless oleh Windows

Untuk menghubungkan komputer anda pada jaringan wireless

1. Klik kanan icon wireless network pada sisi kanan bawah dilayar komputer anda, dan kemudian klik View Available Wireless Networks. Perlu dicatat: jika ada masalah anda perlu menghubungi dealer dimana anda beli wireless adapter tersebut untuk bantuan teknis.

147-wireless-router-setup-3

1. Akan muncul windows Wireless Network Connection dan menampilkan jaringan wireless dengan SSID yang anda bisa pilih. Jika tidak kelihatan nama jaringan wireless anda, lakukan refresh dengan meng-klik Refresh Network List pada pojok kiri atas seperti gambar berikut ini. Setelah itu pilih jaringan wireless anda dan kllik Connect pada pojok kiri bawah.

setup client

Setelah komputer anda terhubung pada jaringan wireless, maka tutup windows Wireless Network Connection. Sekarang komputer anda sudah siap untuk browsing internet secara wireless dimana saja di area rumah selama masih dalam jangkauan signal wireless. Anda dengan beberapa komputer yang lain sudah bisa saling share file, document, game online, dan juga share printer.

Masalah Jaringan Wireless


ilmukomputer-anton.blogspot.com, Sebelum kita membahas masalah jaringan wireless, terlebih dahulu kita juga harus mengerti bagaimana proses terjadinya koneksi wireless clients kepada jaringan wireless. Hal ini sangat membantu sekali dalam kita melakukan troubleshooting wireless problems. For the english version, please check common wireless router problems here.

Pada artikel sebelumnya tentang cara melakukan troubleshooting jaringan, artikel ini sebenarnya merupakan kelanjutan dari artikel tersebut, akan tetapi disini akan focus pada masalah jaringan wireless. Seiring semakin banyaknya pemakai wireless network ini, wireless problems sudah menjadi sesuatu yang sering dihadapi dan dipertanyakan.

Berikut adalah proses atau langkah terjadinya suatu koneksi wireless yang perlu difahami yang akan sangat membantu kita dalam menyelesaikan masalah jaringan wireless.

1. Proses scanning wireless access point (AP)
2. Memilih wireless access points
3. Proses authentikasi terhadap wireless AP yang dipilih
4. Proses koneksi terhadap wireless AP yang dipilih
5. Mendapatkan konfigurasi TCP/IP address

1. Scanning wireless AP

Computer berbasis XP atau Vista yang mempunyai wireless adapter active yang supports Wireless Auto Configuration, akan selalu melakukan scanning adanya wireless AP pada jangkauannya setiap 60 sec. Saat scanning, wireless adapter mengirim sederetan frame Probe Request. Sementara itu wireless AP yg ada pada jangkauan wireless adapter yg sedang melakukan scanning adanya wireless AP, juga mengirim frame Probe response yang memuat capabilitas wireless AP seperti speed yang disupport serta opsi2 security lainnya.

Kita menganggap komputer mengalami masalah jaringan wireless jika tidak mendapatkan satupun wireless AP dalam jangkauan roamingnya.

2. Memilih suatu wireless AP

Dari frame Probe Response yang diterima, wireless client memilih wireless AP dimana ia akan mencoba melakukan authentikasi dan koneksi. Wireless client menggunakan faktor2 berikut saat menentukan wireless AP yang mana yang harus dipilih:

* Capabilitas wireless AP

Wireless AP memperkenalkancapabilitasnya didalam frame Probe response. Jika wireless clients tidak mendukung capabilitas yang diperkenalkan di dalam Probe response tersebut maka wireless client mengalami masalah jaringan wireless – tidak bisa memilih wireless AP. Misal wireless AP diactivekan security WPA2 sementara wireless clients tidak support WPA2 (wireless device 802.11b/g tidak support) maka wireless client tidak bisa memilih wireless AP tersebut. kita menganggapnya ada wireless problems.

* Nama jaringan wireless (SSID) cocok dengan jaringan preferencenya

Windows XP wireless auto configuration memelihara daftar jaringan wireless yang kita pilih (preferred wireless network). jika nama wireless network SSID tidak cocok dengan yang ada dalam daftar nama2 SSID yang ada, maka default Windows tidak bisa terhubung ke wireless AP. Jika clients wireless menerima beberapa Probe response yang ada dalam daftar nama SSID, maka client wireless memilih menurut urutan tertinggi dalam daftar preferred SSID.

Jika nama2 wireless network SSID dari frame Probe response yang diterima tidak cocok dengan jaringan dalam daftar preference, Windows akan memunculkan pesan “One or more wireless networks are available” atau “Connect to a wireless network”. jika user mengklik pesan ini, maka user memilih koneksi ke jaringan wireless baru.

* Kekuatan signal

Wireless clients adapter memilih wireless AP dengan signal terkuat dari daftar nama2 SSID yang ada yang paling tinggi dalam daftar preference wireless name.

3. Proses authenticasi terhadap wireless AP yang dipilih

Setelah memilih wireless AP yang akan dikoneksikan, proses selanjutnya adalah proses authentikasi. Jenis authentikasi tergantung capabilitas security wireless AP dan bagaimana client dikonfigure untuk melakukan authentikasi jaringan wireless.

Jika anda menambahkan wireless network dari tab Wireless network pada property wireless connection anda, maka by default adalah open system authentication dan kemudian IEEE 802.1X. Jika anda mengkoneksikan lewat dialog box Connect to Wireless Network atau Choose a wireless network, maka setting authentikasi ditentukan dari capabilitas frame Probe response wireless AP. Windows XP /Vista dapat menentukan dari frame probe response apakah menggunakan open system authentication tanpa encryption, opensystem authentication dengan inkripsi WEP, authentication WPA-PSK, ataupun authentication WPA2-PSK. Sering terjadi masalah jaringan wireless jika gagal melakukan proses authentikasi ini.

4. Proses koneksi terhadap wireless AP yang dipilih

Setelah selesai melakukan proses aythentication, wireless adapter dan wireless AP saling bertukar serangkaian pesan untuk membentuk suatu koneksi.

5. Mendapatkan konfigurasi TCP/IP

Setelah koneksi terbentuk, wireless client dapat memulai mengirim frame wireless yang mengandung paket TCP/IP. Jika wireless clients dikonfigurasi untuk menerima IP address automatis, maka ia akan menggunakan DHCP untuk request suatu konfigurasi IP address. umumnya wireless AP mempunyai layanan DHCP server untuk menjawab request wireless clients untuk konfigurasi IP.

Dengan memahami ke lima proses diatas, akan memudahkan kita dalam melakukan troublehooting masalah jaringan wireless.

Masalah umum wireless problems – masalah konektivitas

Paling banyak dalam masalah jaringan wireless adalah sebagai berikut:

* Tidak berhasil melakukan koneksi wireless
* Koneksi yang intermittent

Kedua hal inilah yang paling banyak kita jumpai dalam hal wireless problems.

Tidak berhasil melakukan koneksi wireless

Yang paling banyak dalam masalah jaringan wireless adalah tidak berhasilnya melakukan koneksi ke jaringan wireless, dari proses scanning sampai mendapatkan IP address. Alasan yang paling banyak dengan wireless problems ini adalah sebagai berikut:

* Konfigurasi yang tidak klop / tidak matching
* Wireless auto configuration di enable sementara tool wireless configuration bawaan dari vendor juga di install
* Wireless AP dikonfigurasi dengan filter MAC
* Sumber sinyal interferensi
* Sumber sinyal attenuasi / pelemahan

Konfigurasi yang tidak matching

Beberapa property yang berbeda dari wireless connection haruslah matching antara wireless AP dan wireless clients sebelum berhasil terbentuknya koneksi. Beberapa masalah jaringan wireless yang menyebabkan tidak matching adalah berikut:

* Technology 802.11 yang tidak matching

Ada 3 standard wireless 802.11 yang berbeda saat ini yaitu 802.11b; 802.11g; dan 802.11a. sementara satu lagi masih dalam draft walau sudah mulai booming yaitu draft 2.0 802.11n. Walau banyak sudah pabrikan yang memproduksi teknologi yang bisa support beberapa standard dalam satu kemasan, bisa saja terjadi ke tidak cocokan dalam teknologi ini. Misalkan wireless AP dengan standard 802.11a tidak akan bisa terhubung dengan wireless clients dengan standard 802.11b/g. Akibatnya wireless problems akan terjadi.

* Methoda authentikasi yang tidak matching

Wireless problems jenis ini yang paling banyak terjadi. Wireless client tidak berhasil melakukan authentikasi jika antara wireless AP dan wireless clients tidak klop. Method authentikasi pada jaringan wireless rumahan meliputi open system, shared key, WPA-PSK, and WPA2-PSK. Verifikasi terlebih dahulu method authentikasi yang dikonfigurasikan pada wireless AP, dan sesuaikan pada setting yang ada pada wireless client.

* Kunci WEP yang tidak matching

Jika menggunakan authenkasi WEP pada standard device 802.11b/g/n dan menspesifikasikan kunci WEP, adalah sangat mungkin terjadi kesalahan pengetikan atau salah eja. Hal ini akan mengakibatkan wireless problems karena kunci WEP tidak matching. Ketidak sesuaian interpretasi antara wireless AP dan wireless client ini bakal menghalangi terjadinya komunikasi – yang akibatnya tidak terbentuk koneksi. Hal ini sering kita jumpai computer kita hanya mendapatkan IP address APIPA dan menampilkan status “Limited or no connectivity” pada wireless connection. Kita pun menganggapnya ada masalah jaringan wireless.

Method konfigurasi kunci WEP tergantung pada versi Windows pada wireless client.

* Pada Windows XP tanpa di install service pack, anda harus mengetikkan kunci WEP pada kolom Network Key, spesifikasikan format pada kunci WEP (baik character ASCII maupun Hexa), spesifikasikan juga panjang kuncinya (40bit atau 104 bit pada kolom Key length).
* Untuk Windows XP dengan SP1/SP2, anda harus menspesifikasikan key WEP dua kali pada Network Key dan Confirm Network Key. Format panjang key tidak perlu karena akan ditentukan secara automatis menurut kunci yang diketikkan. Untuk Windows dengan SP2 anda harus memilih WEP pada Data Encryption.

Jika anda menggunakan Wireless Network Setup Wizard dalam Windows XP SP2, semua devices yg support Windows Connect Now secara automatic dikonfigure dengan WEP key yang sama.

* WEP Key index tidak match

WEP Key index adalah suatu nomor yang menspesifikasikan WEP key yang mana yang akan dipakai untuk encryption frame wireless. Anda bisa menggunakan sampai 4 WEP keys yang berbeda. Dalam prakteknya hanya ada satu key index yang dipakai, yang sama dengan kemungkinan WEP key pertama. Wireless AP dan wireless client keduanya harus dikonfigurasi mengunakan kemungkinan WEP key pertama. Jika tidak, maka terjadi masalah jaringan wireless, tidak terjadi koneksi.

Menspesifikasikan kemungkinan pertama WEP key tergantung bagaimana wireless client dan wireless AP memulai penomoran ke empat kemungkinan WEP key. Misal bisa saja penomoran dimulai dari 1 (1 ~4) atau dimulai dari 0 (0~3). Pilih kemunkinan pertama WEP key. Misal, Windows XP tanpa service pack memulai penomoran dengan 0, sementara pada Windows SP1/SP2 memulai pada nomor 1.

* Tidak match WPA-PSK atau WPA2-PSK

Jika anda memakai authentikasi WPA-PSK atau WPA2-PSK, anda harus melakukan konfigurasi nilai preshared key pada kolom Network key dan Confirm network key. Pastikan kedua wireless client dan wireless AP mempunyai nilai preshared key yang sama. Untuk WPA anda harus memilih TKIP pada Data encryption dan WPA-PSK pada Network Authentication. Untuk WPA2 dengan Windows XP2, harus memilih AES pada Data Encryption dan WPA2-PSK pada Network Authentication.

Jika anda menggunakan Wireless Network Setup Wizard dalam Windows XP SP2, semua devices yang support Windows Connect Now secara automatis dikonfigure dengan nilai WPA preshared key yang sama. Wireless Network Setup Wizard tidak support configurasi dari nilai WPA2 preshared key.

Wireless auto configuration di enable sementara tool wireless configuration fihak ketiga juga di install

Windows XP Wireless Auto Configuration memberikan support integrasi pada wireless networking dan membantu mengautomasi konfigurasi wireless. Wireless network adapters menyediakan suatu tool wireless network configuration. Jika adapter tersebut support Wireless Auto Configuration, maka anda tidak memerlukan lagi software tool dari vendor adapter tersebut. Untuk mengetahui apakah wireless adapter anda support Wireless Auto Configuration, klik kanan wireless connection dalam folder the Network Connections dan pilih property. Jika ada tab Wireless Networks maka wireless network adapter anda support Wireless Auto Configuration. Untuk menghindari konflik yang bisa membuat masalah jaringan wireless, maka tidak usah di install tool dari vendor ini.

Karena seringnya terjadi wireless problems saat konfigurasi dan koneksi jika Wireless Auto Configuration di-enabled dan wireless network configuration tool juga di install. Karena dalam hal ini kedua Wireless Auto Configuration dan wireless network configuration tool bisa saja mengirim setting kepada wireless network adapter, akibatnya adalah konfigurasi yang tidak matching – anda akan mengalami masalah jaringan wireless.

Makanya untuk menghindari wireless problems, masalah jaringan wireless nantinya – gunakan salah satu saja baik Wireless Auto Configuration atau wireless network configuration tool, jangan keduanya.

Misal saja wireless adapter anda mempunyai tool yang bisa anda gunakan, sementara tidak support Wireless Auto Configuration, maka disable saja Wireless Auto Configuration dan gunakan wireless network configuration tool. Bagaimana disable Wireless Auto Configuration? Pada Wireless Networks tab pada property wireless connection dalam Network Connections, hilangkan contrengan Use Windows to configure my wireless network settings.

Jika anda memutuskan untuk menggunakan wireless network configuration tool bawaan dari vendor, untuk keperluan setting jangan lagi menggunakan Wireless Networks tab, gunakan tool ini untuk setting seperti wireless network name (SSID), authentikasi dan encryption.

Jika menggunakan Wireless Auto Configuration, maka remove saja program bawaan dari vendor dari Control Panel-Add or Remove Programs ataupun dari Uninstall program tersebut.

Wireless AP dikonfigurasi dengan fileter MAC

Wireless AP memungkinkan kita menspesifikasikan address MAC (media access control – atau lazim disebut juga address physical atau address hardware) tertentu saja yg bisa mengirim frame kepada wireless AP. Fitur ini disebut sebagai MAC address filtering yg dirancang untuk memberikan layer keamanan extra pada jaringan wireless. Akan tetapi hacker bisa saja dengan mudah menghalangi keamanan exta ini dengan cara menangkap frame yang dikirim dari dan ke wireless client yang diijinkan dan me-reprogram wireless adapter dirinya untuk menggunakan valid MAC address dalam daftar wireless AP.

Jika wireless adapter tidak terdaftar dalam MAC address list pada wireless AP, maka anda mengalami wireless problems – clients tidak bisa akses ke wireless AP. Jadi pastikan wireless clients terdaftar dalam list MAC address yang dibolehkan access ke wireless AP.

Sumber Interferensi Signal

Standard 802.11b/g bekerja pada frequency 2.4 GHz yang sama dipakai pada perangkat wireless lainnya seperti cordless phone, microwave, perangkat keamanan dan monitoring rumah, dan juga camera video wireless. Sumber interferensi ini sangat mengganggu yang bisa mengakibatkan wireless problems dimana client wi-fi komputer tidak bisa koneksi ke wireless AP.

Untuk memstikannya, matikan sementara sumber interferensi ini atau pindahkan wireless client dan wireless AP jauhan dari sumber interferensi ini, dan lihat apakah ada perubahan atau masih ada masalah jaringan wireless.

Sumber Pelemahan / Attenuasi Signal

Sumber pelemah / penghalang signal seperti dinding, atap, lapisan metal antara wireless clients dan wireless AP dapat menyebabkan gangguan signal wireless, atau hilangnya kekuatan signal. Pada beberapa kasus bahkan kehilangan signyal sama sekali yang menyebabkan masalah jaringan wireless – tidak bisa terhubung sama sekali.

Lihat juga artikel pertimbangan dalam instalasi wireless.

Koneksi Yang Intermittent

Dalam beberapa kasus, banyak terjadi masalah jaringan wireless dimana awalnya mendapatkan signal kuat dan tiba-2 terputus tanpa interfensi si user. Paling banyak masalah jarigan wireless ini disebabkan oleh berikut ini:

* Authentikasi 802.1X di enable pada wireless client sementara pada wireless AP tidak
* Duplikat Nama jaringan wireless (SSID)
* Sumber interferensi
* Sumber attenuasi / pelemahan
* Virus komputer
* Kerusakan perangkat atau driver yang kadaluarsa / outdated

802.1X Authentication di Enabled pada Wireless Client dan tidak pada Wireless AP

802.1X authentication secara default adalah enable pada semua koneksi wireless maupun wired. Pada Windows XP SP1, Microsoft mengubah proses authentikasi untuk jaringan wireless. Jika 802.1X authentication di enable dan proses authentikasi tidak selesai sempurna, maka koneksi akan putus. Hal ini biasanya terjadi 3 menit setelah koneksi terbentuk menggunakan system authentikasi terbuka.

Untuk memperbaiki hal ini pada Windows XP SP1, lakukan berikut ini:

1. Klik Start => Settings kemudian klik Network Connections.
2. Pada Network Connections, klik kanna wireless connection dan kemudian klik Properties.
3. Klik Wireless Networks tab => dibawah Preferred networks klik wireless network name anda, dan kemudian klik Properties.
4. Klik tab Authentication, kemudian kosongkan contrengan Enable IEEE 802.1x authentication for this network.
5. Klik OK dua kali untuk menerima perubahannya.

Prosedur ini umumnya tidak diperlukan pada komputer yang jalan pada Windows XP tanpa Service pack atau Windows XP dengan SP2. Akan tetapi perlu juga mematikan 802.1X authentication di disable jika menggunakan open system authentication. Prosedur diatas juga berlaku untuk Windows XP SP2.

Untuk Windows XP tanpa SP, lakukan berikut ini:

1. Klik Start => Settings kemudian klik Network Connections.
2. Pada Network Connections, klik kanan wireless connection anda dan kemudian klik Properties.
3. Klik Authentication tab, kemudian kosongkan contrengan Enable network access control using IEEE 802.1x
4. Klik OK untuk menyimpannya.

Duplikat Nama Jaringan Wireless

Salah satu alasan koneksi yang intermittent adalah nama jaringan wireless duplikat dengan jaringan wireless lainnya didalam jangkauan wireless clients. Misalkan, dalam kampus yang berdekatan terdapat dua jaringan wireless dengan nama SSID yang sama yang saling overlap. Dalam hal ini semua wireless AP yang memperkenalkan diri dengan nama SSID yang sama dianggap berasal dari satu jaringan wireless yang sama. Wireless client dari wireless AP anda bisa saja mengambil jaringan wireless AP yang lain dengan nama SSID yang sama tadi. Jika wireless client anda tidak di configure menurut method authentikasi dan key dari jaringan wireless yang lain, maka anda akan mengalami masalah jaringan wireless yang intermittend sampai wireless client anda kembali memilih wireless AP anda kembali.

Kebanyakan kasus nama duplikat dari jaringan wireless ini adalah cara setup jaringan wireless AP dengan setting default tanpa mengubah nama SSID nya. Makanya pastikan selalu mengubah nama default dari pabrik agar tidak terjadi kemungkinan nama SSID yang sama dengan jaringan wireless lain yang tidak mengubah default namenya.

Untuk memastikan duplicat nama jaringan yang sama, matikan dulu wireless AP anda dan periksa apakah wireless client masih menerima SSID yang sama juga dengan nama jaringan SSID dari wireless AP anda. Untuk menghindari masalah jaringan wireless anda, configure wireless AP anda dengan nama SSID yang unik.

Sumber Sinyal Interferensi

Seperti halnya sinyal interferensi yang bisa menyebabkan masalah jaringan wireless – kurangnya konektifitas, sinyal ini juga bisa menyebabkan koneksi yang intermittent. Perangkat seperti microwave oven, cordless phone, system keamanan dan monitoring rumah, dapat menjadi sumber interferensi yang membuat masalah jaringan wireless.

Untuk memastikan, coba uji dengan mematikan sementara sumber2 sinyal interferensi tersebut dan lihat apa ada perubahan atau tidak.

Sumber pelemahan sinyal

Sumber pelemahan signal disamping bisa mengurangi kekuatan sinyal koneksi, dia bisa juga menyebabkan masalah jaringan wireless – koneksi yang intermittent. Anda perlu memperhatikan korelasi terjadinya intermittent dengan sumber pelemahan sinyal ini. Misal saja ada terjadinya intermittent saat ada seseorang yang sedang membuka pintu garasi yg terbuat dari metal.

Computer Viruses

Beberapa virus komputer diketahui bisa menyebabkan masalah jaringan wireless – terjadinya koneksi yang intermittent. Pastikan bahwa computer anda dilengkapi dengan antivirus misal McAfee, Norton, atau BitDefender dan diupdate selalu.

Kerusakan hardware atau software driver yang outdated

Bisa saja tejadi masalah jaringan wireless dikarenakan kerusakan pada wireless AP atau wireless clients pada komputer. kalau anda tidak mempunyai perangkat backup cadangan agak susah juga mendeteksinya. Yang paling bisa dilakukan adalah melakukan diagnostic dari tool bawaan dari vendor perangkat wireless tersebut.

Pastikan Windows anda mempunyai driver dengan versi terbaru dari wireless adapter anda. Begitu juga upgrade firmware wireless AP anda dengan firmware terbaru daru vendor. Beberapa jenis wireless router mempunyai fitur automatis update firmware.

instalasi kabel LAN