Sabtu, 07 Mei 2011
Langkah-langkah menghilangkan virus komputer
Tidak perlu membahas terlalu panjang sejarah kemunculan virus ini, namun buat pengguna yang sudah terkena virus maka sebenarnya langkah pembasmian virus-virus tersebut hampir sama. Biasanya masyarakat umum yang tidak memiliki akses internet di komputernya akan lebih mudah terkena virus karena antivirus yang tidak up to date sehingga antivirus miliknya tidak mengenali virus-virus baru. Ada beberapa cara menghilangkan virus dari komputer anda bila sudah terlanjur terinfeksi virus ini. Teknik-teknik berikut dibahas pada sistem operasi Windows XP karena OS inilah yang paling umum terinfeksi dan paling banyak digunakan. Berikut adalah teknik teknik tersebut:
Menghapus dengan antivirus di komputer lain
Dengan melepaskan hardisk komputer yang telah terinfeksi virus kemudian dipasangkan ke komputer lain yang memilki antivirus yang terbaru atau setidaknya mampu mengenali virus di sistem yang telah terinfeksi. Lakukan full scanning pada hardisk sistem yang terinfeksi dan hapus semua virus yang ditemukan. Setelah selesai hardisk tersebut sudah dapat dipasang kembali dikomputer dan jalankan sistem seperti biasa. Lakukan pemeriksaan kembali apakah komputer masih menunjukkan gejala yang sama saat terkena virus. Cara ini ampuh membersihkan virus sepanjang antivirus di komputer lain tersebut dapat mengenali dan menghapus virus di hardisk yang terinfeksi. Namun virus masih meninggalkan jejak berupa autorun atau startup yang tidak berfungsi. Jejak ini terkadang memunculkan pesan error yang tidak berbahaya namun mungkin sedikit mengganggu.
Menghapus dengan sistem operasi lain
Pada laptop atau komputer yang tidak dapat dilepas harddisknya maka cara lain adalah menjalankan sistem operasi lain yang tidak terinfeksi virus dan melakukan full scan terhadap seluruh harddisk. Biasanya ada beberpa pengguna yang menggunakan dual OS seperti Linux dan Windows atau Windows XP dan Windows Vista dsb. Selain itu bisa juga menggunakan LiveCD atau OS Portable seperti Knoopix dan Windows PE ( Windows yang telah diminimazed dan dapat dibooting dari media penyimpanan portable seperti flash disk atau CD.) lalu lakukan full scanning dengan antivirus terbaru. Efektifnya sama dengan menghapus virus dengan antivirus di komputer lain contoh diatas. Virus terkadang masih meninggalkan jejak tidak berbahaya.
Menghapus secara manual
Bila anda kesulitan melakukan hal diatas masih ada cara lain yaitu dengan cara manual. Langkah-langkah tersebut adalah:
1. Matikan process yang dijalankan oleh virus. Virus yang aktif pasti memiliki process yang berjalan pada sistem. Process ini biasanya memantau aktifitas sistem dan melakukan aksinya bila ada kejadian tertentu yang dikenali virus tersebut. Contohnya pada saat kita memasang flash disk, process virus akan mengenali aksi tersebut dan menginfeksi flash disk dengan virus yang sama. Proses ini harusnya bisa dilihat dari task manager yang bisa diaktifkan dengan tombol Ctrl + Alt + Del namun terkadang virus akan memblokir aksi ini dengan melakukan log off, menutup window Task Manager, atau restart sistem. Cara lain adalah menggunakan tool lain untuk melihat dan mematikan proses virus. Saya biasa menggunakan Process Explorer dari http://www.sysinternals.com/ . Dengan tool ini anda bisa mematikan process yang dianggap virus. Pada saat mematikan proses milik virus perlu diperhatikan terkadang proses milik virus terdiri atas lebih dari 1 proses yang saling memantau. Bila 1 proses dimatikan maka proses tsb akan dihidupkan lagi dengan proses lainnya. Karena itu mematikan process virus harus dengan cepat sebelum proses yang dimatikan dihidupkan lagi oleh proses lainnya. Kenali terlebih dahulu proses yang dianggap virus lalu matikan semuanya dengan cepat. Biasanya virus menyamar menyerupai proses windows tapi tentu ada bedanya seperti IExplorer.exe yang meniru Explorer.exe. Berikut adalah proses windows yang bisa dijadikan referensi proses yang dikategorikan aman:
C:\WINDOWS\system32\smss.exe
C:\WINDOWS\system32\csrss.exe
C:\WINDOWS\system32\winlogon.exe
C:\WINDOWS\system32\services.exe
C:\WINDOWS\system32\svchost.exe
C:\WINDOWS\system32\lsass.exe
C:\WINDOWS\Explorer.exe
Selain process explorer anda bisa menggunakan tools lainnya yang mungkin lebih mudah dan bisa menghapus process sekaligus. Contoh lain adalah HijackFree. Anda bisa mencari di google tools sejenis.
2. Setelah proses mematikan virus berhasil lakukan pengembalian nilai default parameter sistem yang digunakan virus untuk mengaktifkan dirinya dan memblokir usaha menghapus dirinya. Parameter tersebut berada pada registry windows yang bisa di reset dengan nilai defaultnya. Simpan file berikut dengan nama apa saja dengan extention file .reg. Kemudian eksekusi file tersebut dengan mengklik 2 kali. Bila ada konfirmasi anda bisa menjawab Yes/Ok. Berikut file registry tersebut:
Windows Registry Editor Version 5.00
[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced]
"Hidden"=dword:00000000
"SuperHidden"=dword:00000000
"ShowSuperHidden"=dword:00000000
[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\ControlSet001\Control\SafeBoot]
"AlternateShell"="Cmd.exe"
[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\ControlSet002\Control\SafeBoot]
"AlternateShell"="Cmd.exe"
[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot]
"AlternateShell"="Cmd.exe"
[HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon]
"Shell"="Explorer.exe"
"Userinit"="C:\WINDOWS\system32\userinit.exe,"
[HKEY_CLASSES_ROOT\regfile\shell\open\command]
@="regedit.exe \"%1\""
[HKEY_CLASSES_ROOT\scrfile\shell\open\command]
@="\"%1\" %*"
[HKEY_CLASSES_ROOT\piffile\shell\open\command]
@="\"%1\" %*"
[HKEY_CLASSES_ROOT\comfile\shell\open\command]
@="\"%1\" %*"
[HKEY_CLASSES_ROOT\exefile\shell\open\command]
@="\"%1\" %*"
File registry diatas akan membuka blokir regedit, mencegah virus mencangkokkan dirinya pada sistem, dan reset parameter lain untuk mencegah virus jalan lagi.
3. Setelah proses virus dimatikan dan parameter sistem di reset. Cegah virus aktif kembali dengan menghapus entry virus pada autorun dan startup Windows. Bisa menggunakan tool bawaan windows MSConfig atau mengedit langsung pada registry dengan Regedit. Untuk lebih mudahnya gunakan tools pihak ketiga seperti autoruns dari http://www.sysinternals.com untuk menghapus entry autorun dan startup milik virus tsb. Jangan lupa periksa folder StartUp pada menu Start Menu -> Programs -> Startup dan pastikan tidak ada entry virus tsb.
4. Download antivirus terbaru dan lakukan full scanning pada sistem agar antivirus memeriksa keseluruhan sistem dan menghapus semua virus yang ditemukan. Saya menyarankan avira yang bisa didownload dari http://www.free-av.com karena sifatnya free dan scanner virus yang sama tangguhnya dengan antivirus komersil seperti Symantec atau Kaspersky.
5. Sebelum restart pastikan anda tidak melewatkan virus baik dari proces atau autorun dan startup sistem. Karena bila tidak maka pada saat restart maka sistem akan kembali seperti pada saat terinfeksi virus dan sia-sia semua langkah yang anda lakukan sebelumnya.
6. Setelah restart periksa kembali komputer anda dan perhatikan apakah gejala yang muncul pada saat komputer terinfeksi masih ada atau tidak. Bila ada maka anda terlewat beberpa autorun virus atau reset parameter sistem diatas tidak berhasil. Lakukan langkah diatas dan periksa lebih cermat tiap langkah anda sebelum melakukan restart sistem.
Itulah langkah-langkah penghapusan virus pada sistem Windows XP. Untuk mencegah virus datang kembali sebaiknya anda rajin update antivirus atau memasang aplikasi pencegah seperti WinPooch atau Comodo Firewall yang akan memperingatkan pengguna bila ada program lain yang akan memodifikasi sistem. Jadi walaupun virus tersebut tidak dikenali akan tetapi sebelum masuk maka pengguna akan diperingatkan oleh aplikasi pencegah. Bila anda mengenali program yang hendak mengakses sistem anda maka anda bisa mengijinkan akses tersebut namun bila tidak sebaiknya tolak dan blokir akses tersebut karena ada kemungkinan program tersebut adalah virus.
Berhati-hati pada saat membuka flash disk. Jangan membuka flash disk dengan klik 2 kali. Buka dengan klik kanan lalu pilih menu Open agar fitur autoplay pada flash disk tidak menjalankan virus secara ototmatis. Jangan lupa perhatikan file yang anda buka. Walaupun iconnya sama perhatikan bahwa file yang anda buka buka tipe application atau program. Pastikan file word adalah betul-betul word dan folder betul-betul folder bisa dengan melihat detail atau properties dari file tsb. Semoga artikel ini membantu dan mencegah anda terinfeksi virus komputer.
Sabtu, 30 April 2011
Berbagai macam cara koneksi internet
1.Koneksi internet dengan menggunakan Dial-up
Untuk bisa melakukan koneksi internet dengan menggunakan dial-up, setidaknya anda harus memiliki computer, modem,dan sambungan telepon rumah. Prosesnya, pertama kali computer yang di hubungkan dengan modem melakukan panggilan telepon(Dial-up) ke penyelenggara internet atau ISP(Internet sevice Provider), setelah terhubung, anda baru bisa melakukan akses internet. Kecepatan akses menggunakan tipe ini adalah maksimum 56 Kbps(Kilo bite per second).
* Kelebihan koneksi internet dial up
1. Koneksi ini paling mudah untuk di lakukan
2. Modem yang di gunakan umumnya murah
3. Lebih murah untuk koneksi internet yang sesaat, misalnya hanya untuk mengecek Email
* Kekurangan koneksi internet dial up
1. Kecepatan aksesnya hanya sekitar 12 sampai 20 Kbps
2. telepon rumah yang di gunakan untuk koneksi internet akan berstatus sibuk jika ada panggilan masuk, begitu juga jika telepon di gunakan, maka koneksi akan terputus.
* Beberapa hal yang perlu di siapkan untuk koneksi internet dial Up
1. Komputer dengan prosesor minimal Pentium II dan RAM 64 MB
2. Harddisk space minimal 1 GB
3. OS (Operating System) windows atau Linux
4. Modem (internal ataupun eksternal)
5. Saluran telepon
Koneksi internet seperti ini cocok untuk di gunakan untuk keperluan yang sifatnya sewaktu-waktu dengan memanfaatkan kabel telepon rumah. Supaya terhubung ke internet, anda membutuhkan ISP yaitu perusahaan yang menyediakan jasa sambungan internet. Berikut penyedia jasa layanan koneksi internet dial up yang bisa di pilih .
| Nama ISP | Jangkauan Area | Alamat Web |
| Indosat M2 | JABODETABEK, Surabaya, Malang, Gresik, Pasuruan, Semarang, Solo, Jogja, Aceh, Serpong, Sidoarjo, Balikpapan, Makasar, Lampung, padang, Medan, Batam, Pekanbaru dan Palembang | www.indosatm2.com |
| UniNet | Jakarta, Surabaya, dan Aceh | |
| Sejahtera globalindo. PT (InfoASia) | Jakarta, Cibubur, Depok dan Bali | |
| TELKOMNet Flaxi | Seluruh Indonesia yang tercover flaxi | |
| D-NET | Jakarta, Surabaya, pandaan Denpasar, ketapang dan Malang | |
| TelkomNet Instan | Seluruh Indonesia | www.telkom.net.id |
2. Koneksi internet dengan TV kabel
Koneksi dengan TV kabel memiliki beberapa kelebihan di bandingkan dengan menggunakan saluran telepon. Salah satunya adalah kita bisa menggunakan internet selama 24 jam tanpa harus terganggu oleh sibuknya telepon. Jika kita menggunakan koneksi internet jenis ini, kita bisa menikmati variasi kecepatan akses antara 64 Kbps, 384 Kbps, 512 Kbps, 1024 Kbps, dan 1536 Kbps. Tentu saja sesuai dengan layanan yang di pilih.
* Kelebihan internet dengan menggunakan koneksi TV kabel
1. Layanan ultuimatd(tanpa batas)
2. Tidak ada biaya tambahan, kita hanya membayar iuran tetap tiap bulan.
3. Kecepatan akses tidak terpengaruh oleh jam sibuk
* Kekurangan internet dengan TV kabel
1. Jaringan masih terbatas
2. Modem masih cukup mahal
3. ISP tertentu mengharuskan berlangganan TV kabel
* Beberapa hal yang perlu di siapkan untuk koneksi internet dial Up
1. Komputer dengan prosesor minimal Pentium II dan RAM 64 MB
2. Harddisk space minimal 1 GB
3. OS (Operating System) windows atau Linux
4. Modem (internal ataupun eksternal)
Khusus untuk modem lebih baik membeli dari pihak penyedia layanan, tujuannya adalah agar jika terjadi masalah pada modem, anda tidk perlu repot mengurusnya, karena bisanya langsung di tangani oleh pihak penyelenggara layanan TV kabel/ISP yang di pilih.
Koneksi denagn TV kabel ini lebih cocok bagi anda yang membutuhkan koneksi internet 24 jam. Terutama bisnis yang mengandalkan koneksi internet seperti penjualan online, jual beli saham online DLL.
Berikut daftar ISP yang menyediakan koneksi dengan menggunakan TV kabel :
| Nama ISP | Jangkauan Area | Alamat Web |
| Indosat M2 | JABODETABEK, Surabaya, Malang, Gresik, Pasuruan, Semarang, Solo, Jogja, Aceh, Serpong, Sidoarjo, Balikpapan, Makasar, Lampung, padang, Medan, Batam, Pekanbaru dan Palembang | www.indosatm2.com |
| FastNet | Jakarta, Bekasi, Tangerang, Bogor, dan Surabaya | |
3. Koneksi internet dengan menggunakan ADSL( Asymmetric Digital Subscriber Line)
Koneksi ini menghubungkan computer dengan modem khusus dengan salura telepon biasa, seperti hal nya koneksi dial up, tetapi ada frekuensi yang berbeda sehingga keuntungan line telepon bias di gunakan bersama-sama dengan internet. Untuk mendapat koneksi internet ADSL anda harus menghubungi costumer service masing-masing ISP untuk pemesanan instalasinya. Jika nada memakai koneksi ini kecepatan aksesnya antara 350-600 Kbps.
* Kelebihan koneksi dengan ADSL
1. Tidak perlu dial up
2. Bisa menggunakan line telepon dan internet secara bersamaan
3. System pembayaran perbulan, dan beberapa ISP juga sudah menyediakan pembayaran via ATM
* Kekurangan koneksi dengan ADSL
1. Pada jam sibuk koneksinya suka lambat dan kadang terputeus koneksinya
2. harga modem masih agak mahal
3.respon dari costumer service suka lamban sehingga harus berulang-ulang menelponnya
* Beberapa hal yang perlu di siapkan untuk koneksi internet dial Up
1. Komputer dengan prosesor minimal Pentium II dan RAM 64 MB
2. Harddisk space minimal 1 GB
3. OS (Operating System) windows atau Linux
4. Modem (internal ataupun eksternal)
Jangkauan area jenis koneksi ini lebih luas di bandingkan dengan TV kabel. Paket yang di sediakan sangat cock untuk di gunakan di perkantoran, karna bias disharing ke semua karyawan. Sebaiknya pengguna jangan sampai lebih dari 20 orang, ini di karnakan semakin banyak pengguna maka semakin lama pula koneksinya atau kecepatan aksesnya
Berikut dafar ISP yang menyediakan koneksi internet ADSL :
| Nama ISP | Jangkauan Area | Alamat Web |
| Telkom speedy | Seluruh Indonesia | |
| Canterin Online | Jakarta, Bandung, Surabaya, danpasar dan Medan |
4.Koneksi internet dengan wireless
Hotspot merupkan wireless LAN, yang biasanya di pasang di pusat ke ramai ataupun di tempat public. Selain ditempat ini anda juga bias memasngnya di rumah, tentunya kita harus berlangganan dengan ISP yang koneksinya bisa di sharing. Biasanya koneksi internet yang bisa di sharing menggunakan koneksi ADSL atau TV kabel, setelah koneksi tersedia, maka kita bisa menggunakan wireless router untuk di sharing ke kompuer/laptop lainnya. Kecepatan akses dengan menggunakan wireless LAN yaitu 54 Mbps tapi kecepatan aslinya tergantung pada penyedia layanan ini.
* Kelebihan dari koneksi wireless :
1. laptop keluaran sekarang sudah menyediakan fasilitas WLAN, sehingga kita tidak perlu lagi membeli WLAN tambahan
2. Bisa internetan di mana pun berada asal masih pada jangkauan oleh wireless router
3. Kecepatan aksesnya tinggi.
* Kekurangan dari wireless :
1.koneksi bisa terganggu oleh cuaca
2. Kuraqng stabil bisal di ruangan yang tertutup
5. Koneksi internet dengan menggunakan GPRS (General packet Radio Service )
Koneksi GPRS adalah koneksi yang menggunakan handphone GSM sebagai modem. Namun tidah semua HP bisa di jadikan sebuah modem. Hanya HP yang memiliki fasilitas WAP saja yang bisa di gunakan.
Untuk bisa mengakses internet dengan GPRS, maka kita harus mengaktifkan fasilitas GPRS terlebih dahulu. Kecepatan yang tersedia sekitas 60 Kbps, tetapi umumnya hanya mencapai kecepatan 12 Kbps. Itu pun kalau sinyalnya penuh
* Kelebihan dari internetan dengan GPRS :
1. Bisa di gunakan di mana saja asalakan ada sinyal
2. Lebih stabil dari jaringan CDMA yang bisa di bawa ke luar kota
* Kekurangan dari internetan dengan GPRS :
1. Kecepatan aksesnya rendah
2. Kecepatan terpengaruh oleh cuaca
3. Kurang stabil apabila di ruangan tertutup
4. Tarif GPRS masih rada mahal
* Hal yang di butuhkan untuk koneksi internet dengan GPRS :
1. HP dengan fasilitas GPRS yang sudah aktif
2. Bluetooth/kabel data/infra red
3. Komputer/laptop
Berikut ini daftar ISP yang menyediakan koneksi GPRS :
| Nama ISP | Jangkauan | Alamat Web |
| Telkomsel | Seluruh Indonesia yang terjangkau telkomsel | |
| Indosat IM3 | Seluruh Indonesia yang terjangkau indosat | |
| Indosat mentari | Seluruh Indonesia yang terjangkau indosat | |
| Matrix | Seluruh Indonesia yang tercover indosat | |
| XL | Seluruh Indonesia yang tercover XL |
6. Koneksi internet dengan menggunakan 3G (UMTS)
* Kelebihan dari koneksi internet dengan 3G :
1. Bisa di gunakan di mana saja asalkan masih tejangkau oleh provider 3G dan masih ada pulsa
2. Kecepatan akses nya lebih tinggi dari pada GPRS
3. Jika anda menggunakan time base dan masih berada dalam jangkauan 3G anda dapat mendownload dengan cepat
* Kekurangan dari koneksi dengan menggunakan 3G :
1. Harga HP 3G masih tinggi
2. Koneksi ini bisa di pakai jika di daerah yang bersangkutan sudah terjangkau oleh fasilitas 3G dari provider yang bersangkutan
3. Pada cuaca buruk, jarinagan 3G bisa kembali pada sinyal GPRS, sehingga otomatis kecepatan akses akan berkurang.
* Hal yang di butuhkan untuk koneksi internet dengan menggunakan 3G :
1. HP yang mendukung 3G/ modem 3G
2. Bluetooth/kabel data/infrared
3. Komputer/laptop
Berikut ini ISP yang menyediakan koneksi intenet 3G
| Nama ISP | Jangkauan | Alamat Web |
| Telkomsel | Seluruh Indonesia yang terjangkau telkomsel | |
| Indosat IM3 | Seluruh Indonesia yang terjangkau indosat | |
| Indosat mentari | Seluruh Indonesia yang terjangkau indosat | |
| Matrix | Seluruh Indonesia yang tercover indosat | |
| XL | Seluruh Indonesia yang tercover XL |

